IT MERCUSUAR BLOG, Kumpulan tulisan seputar IT. Artikel, Tips dan trik, kutipan berita, dll.

Jumat, 09 Juli 2010

Pemrograman Web dengan PHP (Bag. 3)

Variabel pada PHP

PHP mendukung beberapa jenis variabel sebagai berikut:

  1. integer. Variabel berjenis integer bertujuan untuk menyimpan bilangan bulat (tidak termasuk bagian pecahan dan/atau pemangkatannya).
  2. double. Double digunakan untuk menyimpan bilangan bernilai pecahan dan juga bilangan pemangkatan.
  3. string. String merupakan jenis data karakter yang disimpan sebagai nomor pada memori komputer. Nilai yang disimpan adalah nilai ASCII karakter string tersebut.
  4. array. Array adalah sebuah set variabel yang mempunyai jenis data yang sama. Array mengandung komponen yang dinamakan elemen. Elemen-elemen sebuah array disimpan pada lokasi tertentu pada memori.
  5. object. Jenis variabel object adalah berdasarkan gambaran objek pada dunia nyata, yang mempunyai “status” dan “tingkah laku”. Sebuah variabel object menyimpan statusnya dalam bentuk variabel dan tingkah lakunya berupa parameter.
  6. pdfdoc (hanya bila dukungan PDF diaktifkan).
  7. pdfinfo (hanya bila dukungan PDF diaktifkan).

Jenis variabel biasanya tidak ditentukan oleh pemrogram, melainkan ditentukan oleh PHP saat runtime, tergantung pada konteks apa variabel itu digunakan. Misalkan variabel “coba” berisikan nilai string, atau integer bila berisi nilai integer. Contoh :


Konversi String

Ketika sebuah variabel berisikan nilai string diproses sebagai numerik, nilai dan jenis hasilnya ditentukan sebagai berikut: string tersebut akan diproses sebagai integer, kecuali bila mengandung karakter “.” , “e” , atau “E” , maka akan diproses sebagai jenis double. Bila string diawali dengan data numerik yang valid, maka nilai data numerik itulah yang digunakan, selain itu nilai string = 0 (nol). Data numerik valid adalah tanda bilangan (positif atau negatif) yang sifatnya optional diikuti oleh satu atau lebih digit (boleh mengandung desimal), diikuti oleh keterangan eksponen (juga optional). Eksponen adalah sebuah “e” atau “E”, diikuti oleh satu atau lebih digit. Contoh :



Jenis variabel tergantung kepada ekspresi yang ke dua, bila ekspresi pertama berupa sebuah string.


INISIALISASI VARIABEL

Inisialisasi Variabel pada PHP dilakukan dengan cara memberinya sebuah nilai. Namun pada jenis variabel array dan object , digunakan cara yang sedikit berbeda.


Inisialisasi Variabel Array

Sebuah array bisa diinisialisasi dengan dua cara; dengan memberikannya sebuah nilai secara berurutan, dan menggunakan construct array(). Contoh:

Seperti pada C dan Perl, elemen array diawali dengan 0, bukan 1.


Inisialisasi Variabel Object

Inisialisasi variabel berjenis object dilakukan dengan menggunakan statement “new” untuk menyisipkan object ke sebuah variabel. Contoh :


Variabel Luar

Ketika sebuah form dikirim menuju sebuah script PHP, semua variabel yang ada pada form tersebut secara otomatis juga bisa digunakan oleh PHP. Sebagai contoh adalah form berikut:

Ketika dikirim, PHP akan membuat sebuah variabel “$nama”, yang berisi apapun yang diisikan melalui field “Nama: ” pada form.

Ketika mengirim sebuah form, juga bisa menggunakan sebuah gambar daripada sekedar tombol “Kirim” dengan menggunaka tag seperti:

Ketika pengguna meng-klik dimanapun pada gambar, form yang bersangkutan akan dikirimkan ke server dengan tambahan dua buah variabel, yaitu “sub_x” dan “sub_y”. Variabel-variabel ini menyimpan koordinat tempat pengguna mengklik gambar.

Pemrograman Web dengan PHP (Bag. 2)

Dasar-dasar PHP

Seperti yang telah dikemukakan sebelumnya, kode/script yang bisa ditangani oleh PHP adalah C. Karena di-eksekusi di server, PHP disebut sebagai server-side script.

Pengertian ini penting karena browser-browser web masa kini umumnya juga telah sanggup meng-eksekusi client-side script, yaitu script yang dijalankan di sisi client. Pada awalnya C adalah client-side script, sehingga untuk membedakannya dari server-side script perlu ada suatu mekanisme khusus.

Semua script PHP harus ditandai secara khusus dengan tag tertentu agar oleh server tidak diangap sebagai client-side script yang akan diloloskan ke browser web tanpa diolah oleh nya.

Untuk itu, PHP mempunyai empat buah cara untuk membedakannya dari script HTML dan memasuki “mode PHP” :

Blok-blok script ini ditempatkan di file yang sama dengan file HTML biasa, namun untuk memudahkan pengenalan, semua file script PHP diberi ekstensi *.php, bukannya *.html. Script yang dimaksudkan agar di-eksekusi di browser (yaitu client-side script) biasanya ditandai denganbiasanya ditandai dengan biasanya ditandai dengan tag <"script"> dan <"/script">. Contohnya dapat dilihat berikut ini:

Adapun demikian script yang berada di antara <"script"> dan <"/script"> juga bisa di-eksekusi di sisi server . Untuk itu ditambahkan atribut “runat=” pada tag <"script"> ini. Contohnya:

Ini diperlukan terutama bila kita hendak menulis suatu sub-rutin atau fungsi di dalam file PHP, karena semua script yang ada di antara tag <"?" dan "?">akan langsung di-eksekusi begitu file dibaca, oleh karenanya tidak cocok bila kita hendak menempatkan fungsi atau sub-rutin yang hanya perlu dibaca bila dipanggil.

Secara gamblang, diagram di bawah ini akan menjelaskan bagaimana perbedaan antara tag-tag script <"?" dan "?"> serta <"script"> dan <"/script"> :

Pemisah antar instruksi berlaku sama seperti pada C atau Perl, yaitu menggunakan “;” (titik koma) sebagai pemisah antar statement. Tag penutup (“?>”) juga menyatakan akhir statement, sehingga kedua perintah berikut ini sama artinya:


Pemrograman Web dengan PHP (Bag. 1)

Sejarah dan Perkembangan PHP

PHP adalah teknologi yang diperkenalkan tahun 1994 oleh Rasmus Lerdorf. Beberapa versi awal yang tidak dipublikasikan digunakan pada situs pribadinya untuk mencatat siapa saja yang mengakses daftar riwayat hidup online-nya. Versi pertama digunakan oleh pihak lain pada awal tahun 1995 dan dikenal sebagai Personal Home Page Tools. Terkandung didalamnya sebuah parse engine (mesin pengurai) yang sangat disederhanakan, yang hanya mampu mengolah macro khusus dan beberapa utilitas yang sering digunakan pada pembuatan home page, seperti buku tamu, pencacah, dan hal semacamnya. Parser tersebut ditulis ulang pada pertengahan 1995 dan dinamakan PHP/FI Version 2. FI (Form Interpreter) sendiri berasal dari kode lain yang ditulis juga oleh Rasmus, yang menterjemahkan HTML dari data. Ia menggabungkan script Personal Home Page Tools dengan Form Interpreter dan menambahkan dukungan terhadap server database yang menggunakan format mSQL, sehingga lahirlah PHP/FI. PHP/FI tumbuh dengan pesat, dan orang-orang mulai menyiapkan kode-kode programnya supaya bisa didukung oleh PHP.

Sulit memberikan data statistik yang akurat, namun diperkirakan pada akhir 1996 PHP/FI sudah digunakan sedikitnya pada 15.000 situs web di seluruh dunia. Pada pertengahan 1997, angka tersebut berubah menjadi 50.000. pada saat itu juga terdapat perubahan di dalam pengembangan PHP. PHP berubah dari proyek pribadi Rasmus menjadi sebuah tim yang lebih terorganisasi. Parser-nya ditulis ulang dari bentuk rancangan awal oleh Zeev Suraski dan Andi Gutmans, dan parser baru ini adalah sebagai dasar PHP Version 3. Banyak kode utilitas yang berasal dari PHP/FI di-­port ke PHP3, dan banyak di antaranya sudah selesai ditulis ulang secara lengkap.

Pada pertengahan 1998, baik PHP/FI maupun PHP3 dikemas bersama dengan produk-produk komersial seperti server web StrongHold buatan C2 dan Linux RedHat, dan menurut survey yang dilakukan oleh NetCraft, kemungkinan PHP digunakan pada lebih dari 150.000 situs web di seluruh dunia. Sebagai pembanding, angka tersebut lebih banyak dari pada pengguna server web Enterprise Server buatan Netscape di internet.


Apa itu PHP?

PHP singkatan dari Personal Home Page Tools, adalah sebuah bahasa scripting yang di-bundle dengan HTML, yang dijalankan di sisi server. Sebagian besar perintahnya dari C, Java dan Perl dengan beberapa tambahan fungsi khusus PHP. Bahasa ini memungkinkan para pembuat aplikasi web menyajikan halaman HTML dinamis dan interaktif dengan cepat dan mudah, yang dihasilkan server. PHP juga dimaksudkan untuk mengganti teknologi lama seperti CGI (Common Gateway Interface).

PHP bisa berinteraksi dengan hampir semua teknologi web yang sudah ada. Developer bisa menulis sebuah program PHP yang meng-eksekusi suatu program CGI di server web lain. Fleksibilitas ini amat bermanfaat bagi pemilik situs-situs web yang besar dan sibuk, karena pemilik masih bisa mempergunakan aplikasi-aplikasi yang sudah terlanjur dibuat di masa lalu dengan CGI, ISAP, atau dengan script seperti Perl, Awk atau Python selama proses migrasi ke aplikasi baru yang dibuat dengan PHP. Ini mempermudah dan memperhalus peralihan antara teknologi lama dan teknologi baru.


Web Dinamis

Saat server melayani permintaan dari browser web akan suatu dokumen, server sebenarnya hanya mengambil suatu file di dalam disk dan melakukan beberapa pekerjaan untuk transmisi seperti menambahkan informasi tipe dokumen, merubah formatnya agar bisa dikirim menggunakan HTTP, yang mengirimkan semuanya ke browser. Browser web menerima file HTML dan menampilkannya ke layar monitor client. Sumbernya tetap berada di server dan di sana ia tidak berubah sama sekali. Inilah web yang “biasa-biasa” saja, web yang statis.

Orang kemudian mulai membuat metode baru yang membuat server harus melakukan lebih dari sekedar mengirim file. Jika permintaan dari browser mengarah ke suatu file program CGI (misalnya Perl, yang biasa ber-ekstensi *.pl), maka server mendeteksinya sebagai suatu permintaan untuk menjalankan program di luar server. Server lalu menjalankan program aplikasi yang dimaksud. Program aplikasi lalu mengeluarkan hasil kerjanya ke server, kemudian mengirimkannya kembali ke browser dalam bentuk HTML seperti biasa. Bagi browser web, informasi yang diterima tetap serupa dengan dokumen HTML statis biasa, namun dokumen tersebut sudah bukan lagi sebuah salinan dari file yang ada di disk server, melainkan suatu informasi yang dihasilkan secara on-the-fly oleh progam aplikasi. Informasi dari program dimasukkan ke dalam dokumen HTML sebelum dikirimkan ke browser. Metode ini sering disebut SSI (Server Side Includes).

Pendekatan cara CGI ini, misalnya dengan script Perl, membutuhkan suatu file template, yaitu suatu file dokumen yang menjadi tempat penampung informasi hasil kerja program sebelum dikirimkan ke browser web. File ini berisi kode-kode khusus yang kemudian akan diganti dengan informasi hasil kerja penerjemah script CGI. Hasilnya, dokumen yang dikirim ke browser web sebenarnya adalah kombinasi dari informasi dinamis dari program aplikasi serta informasi statis dari file template tadi. Developer harus membuat dua file terpisah, yaitu script program dan file template-nya.


Pendekatan Cara PHP

PHP menawarkan cara yang lebih luwes. Dengan PHP, developer tidak perlu lagi berurusan dengan dua buah file terpisah seperti itu. Browser web mengacu secara langsung ke file yang dituju, yang lalu dibaca oleh server sebagaimana file HTML statis biasa. Bedanya, sebelum dikirim balik ke browser web, serve web memeriksa isi file dan menentukan apakah ada kode di dalam file tersebut yang harus di-eksekusi. Bila ada, kode-kode tersebut akan di-eksekusi. Hasilnya dimasukkan ke dalam dokumen yang sama. Server web bekerja secara langsung terhadap file yang bersangkutan, tidak memanggil script terpisah seperti pada metode CGI. Seluruh kode di-eksekusi di server (oleh karena itu disebut server-side script).

PHP membuat proses pengembangan aplikasi menjadi mudah karena kelebihan-kelebihannya, yaitu:

1. Script (Kode Program) terintegrasi dengan file HTML, sehingga developer bisa berkonsentrasi langsung pada penampilan dokumen web nya.

2. Tidak ada proses compiling dan linking.

3. Berorientasi objek (object oriented).

4. Sintaksis pemrogramannya mudah dipelajari, sangat menyerupai C dan Perl.

5. Integrasi yang sangat luas ke berbagai server database. Menulis web yang terhubung ke database menjadi sangat sederhana. Database yang didukung oleh PHP: Oracle, Sybase, mSQL, MySQL, Solid, ODBC, PostgreSQL, Adabas D, FilePro, Velocis, Informix, dBase, UNIX dbm.

PHP tidak terbatas hanya untuk menghasilkan keluaran HTML. Ia juga bisa digunakan untuk menghasilkan gambar GIF, atau bahkan sumber gambar GIF yang dinamis.


Kamis, 14 Januari 2010

KONSEP DASAR PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK (ATRIBUT DAN METHOD)

Konsep utama pemrograman berorientasi objek adalah melakukan permodelan objek dari kehidupan nyata ke dalam tipe data abstrak, yaitu merupakan konsep pemrograman untuk memodelkan objek yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Setiap objek dalam kehidupan nyata dapat kita pandang sebagai kelas, misalnya kelas Hewan, kelas Manusia, kelas Mobil. Sedangkan objek dari kelas tersebut misalnya kucing dan burung untuk kelas Hewan, Indra dan Deni untuk kelas Manusia serta Toyota dan Daihatsu untuk kelas Mobil. Kemudian dari setiap objek tersebut memiliki State/ Atribut (Variable) dan Behavior (Method).

State/Attribute

Adalah berbagai variable yang mengitari class yang nilai datanya bisa ditentukan di object, atau segala sesuatu yang berhubungan dengan karakteristik objek, seperti Tipe, Model, Warna. Misalnya “Warna cat rumah itu adalah biru langit.”, dari pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa Rumah adalah sebagai objek, dan warna cat sebagai atributnya. Contohnya di dalam pemrograman java:

class rumah {

string warna;

string pintu;

......

}

Behavior/Method

Behavior/Method adalah implementasi dari bagaimana bekerjanya sebuah class, atau dengan kata lain method merupakan segala sesuatu yang dapat dilakukan oleh object. Method dapat memanipulasi data, perhitungan matematika dan memonitor kejadian dari suatu even. Sebagai contoh untuk object sepeda motor, dengan attribute warna dan merek , methodnya adalah cara menghidupkan dan cara menjalankannya. Jika dituliskan pada pemrograman java adalah sebagai berikut:

class Motor{

String warna, merek, kondisi1, kondisi2;

void hidupkan(){

kondisi1 = "Mesin dihidupkan";

System.out.println("Hidupkan mesin :"+kondisi1);

}

void jalankan(){

kondisi2 = "Motor dijalankan";

System.out.println("Jalankan motor :"+kondisi2);

}

}

public class SepedaMotor{

public static void main(String[]args){

Motor motorsaya = new Motor();

motorsaya.merek = "Honda";

motorsaya.warna = "Hitam";

System.out.println("Sepeda Motor Merek "+ motorsaya.merek +", warna "+ motorsaya.warna);

motorsaya.hidupkan();

motorsaya.jalankan();

}

}

Jika dituliskan pada note pad++,

Dan hasilnya setelah dicompile pada command prompt,

Demikian, semoga bermanfaat. Saran dan kritik dari pembaca selalu saya terima.

Terimakasih.

Senin, 28 Januari 2008

Insert Field Auto-Number ke dalam Hasil Query

Bagaimana menyisipkan satu field Auto-Number ke dalam hasil suatu query?

Dibawah ini adalah salah satu contoh query yang bisa anda gunakan untuk menempatkan satu field Auto-Number ke dalam hasil suatu query:

Mis:


NamaTable : Biodata
Field : Nama, Alamat, Kota

dengan data sbb:

-----------------------------------------------
Nama Alamat Kota
-----------------------------------------------
Alvan Jl. Rinjani Banyuwangi
Ranissa Jl. Raya Malang Malang
Ana Matofani Jl. Raya Pakisaja Malang
Anik Fitriana Jl. Raya Andalas Banyuwangi
Sri Utami Jl. Pulau Roti Denpasar
Ilham Akbar Jl. Minakjinggo Banyuwangi
Rina Nurshanti Jl. Jakarta Jakarta
Anisa Jl. A. Yani Banyuwangi
-----------------------------------------------


Kita ingin membuat query yang menghasilkan record teman2 kita
yang berasal dari kota 'Banyuwangi' dan kita juga ingin
menyisipkan satu field Auto-Number, jadi nantinya query tersebut
akan menghasilkan:

------------------------------------------------------------
idAuto Nama Alamat Kota
------------------------------------------------------------
1 Alvan Jl. Rinjani Banyuwangi
2 Anik Fitriana Jl. Raya Andalas Banyuwangi
3 Anisa Jl. A. Yani Banyuwangi
4 Ilham Akbar Jl. Minakjinggo Banyuwangi
------------------------------------------------------------


Nah berikut adalah query yang harus anda buat, dan coba jalankan
pada Query Analyzer:



Selamat mencoba, semoga berhasil.

Kalkulator Sederhana VB

Untuk melatih ketrampilan bagaimana melakukan kalkulasi didalam pemrogramman VB, maka contoh ini sangat baik bagi pemula programmer VB sebagai bahan latihan.

Ingin donwload?... klik disini !

Jumat, 25 Januari 2008

Linux for Windows

Bisa bayangin nggak main Linux di Windows ? Jadi anda bisa pakai aplikasi-aplikasi for Windows yang katanya user friendly, sementara ada virtual Linux buat test server.
Kalau tertarik, saya perkenalkan ... CoLinux !!!.

CoLinux adalah paket yang memungkinkan anda menjalankan Linux kernel di ataw Windows. Pendekatannya berbeda dengan VmWare. Lebih mirip seperti User Mode Linux menjalankan Linux di atas Linux, atau sebaliknya Win4Lin menjalankan Windows di atas Linux. Buat menjalankan CoLinux, anda perlu:

  1. Windows 2000 atau Windows XP
  2. Paket CoLinux (EXE file), download dari sourceforge http://sourceforge.net/project/showfiles.php?group_id=98788
  3. Rootfs, download dari tempat yang sama. Silahkan pilih salah satu antara gentoo, debian dan Fedora. Kalau mau Slackware atau Vector Linux harus oprek sendiri. http://sourceforge.net/mailarchive/forum.php?thread_id=3808305&forum_id=37489
Terus buat petunjuk pasang dan pakainya anda bisa mulai dari colinux FAQ. Selamat mencoba dan kalau bisa bagi-bagi pengalamannya ya.

Tips export data dari MS SQL Server ke Excel

Berikut ini tips singkat untuk melakukan proses export data dari database engine MS SQL Server ke Excel.



INSERT INTO OPENROWSET ( 'Microsoft.Jet.OLEDB.4.0',
'Excel 8.0;Database=C:Latihan.xls;',
'SELECT [No Urut] FROM [Sheet1$]')
SELECT [No Urut]
FROM dispatche



agar query diatas bisa berjalan normal, anda harus membuat file excel Latihan dulu.

semoga bermanfaat,


IT Mercusuar

Senin, 25 Juni 2007

Sedikit Tentang Registry Windows

Registry merupakan kumpulan dari data windows yang dipakai untuk mengatur jalannya sistem operasi windows. Untuk melakukan perubahan pada windows menggunakan program regedit. Caranya RUN lalu ketik regedit. Akan terlihat 6 root keys yang mempunyai tugas yang berbeda setiap key.

Penjelasan singkat keenam root keys :
1. HKEY_CLASSES_ROOT menangani semua jenis file yang ada di windows dan menyimpan setting software
2. HKEY_USER menangani semua informasi user yang aktif serta menangani setting control panel pada sistem operasi windows
3. HKEY_CURRENT_USER menangani satu informasi user yang aktif pada sistem operasi windows.
4. HKEY_LOCAL_MACHINE memuat informasi tentang hardware yang dipakai pada komputer tersebut.
5. HKEY_CURRENT_CONFIG untuk mencatat konfigurasi sistem yang ada.
6. HKEY_DYN_DATA untuk mengetahui tingkat kinerja suatu sistem dan dalam jaringan. (Tapi di windows xp dah ga ada)

Nah, skarang kita mulai saja …..

1. Menyembunyikan Drive pada explorer
Key"HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer" or bisa JuGa
Key"HKEY_USERS\S-1-5-21-776561741-823518204-725345543-1004\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer"
Value "NoDrives"
Tipe data "DWORD"

Contoh Value Datanya :

Value Data 1 = Buat Hide Drive A
Value Data 4 = Buat Hide Drive C
Value Data 8 = Buat Hide Drive D
Value Data 16 = Buat Hide Drive E
Value Data 29 = Buat Hide Drive A,C,D,E (1 + 4 + 8 + 16)
Value Data 32 = Buat Hide Drive F
Value Data 140 = Buat Hide Drive G
Value Data 180 = Buat Hide Drive H

Jika mau hide drive
misal : Drive A, Drive C
jadi Nilai Value data yang diisi di regedit = Nilai Value Data A + Nilai Value Data C
= 1 + 4
= 5


2. Mendisable akses untuk melihat drive
Key"HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer" or bisa JuGa
key"HKEY_USERS\S-1-5-21-776561741-823518204-725345543-1004\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer"
Value "NoViewOnDrive"
Tipe data "DWORD"

Contoh Value Datanya :

Value Data 1 = Buat Hide isi Drive A
Value Data 4 = Buat Hide isi Drive C
Value Data 8 = Buat Hide isi Drive D
Value Data 16 = Buat Hide isi Drive E
Value Data 29 = Buat Hide isi Drive A,C,D,E (1 + 4 + 8 + 16)
Value Data 32 = Buat Hide isi Drive F
Value Data 140 = Buat Hide isi Drive G
Value Data 180 = Buat Hide isi Drive H


Jika mau hide isi drive
misal : Drive D, Drive E
jadi Nilai Value data yang diisi di regedit = Nilai Value Data D + Nilai Value Data E
= 8 + 16
= 24





Sekarang bagian Add and Remove Programs & Control Panel
Control Panel
1. Menghilangkan Access Control Panel
key"HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer"
atau
key"HKEY_USER\S-1-5-21-776561741-823518204-725345543-1004\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer"
Value "NoControlPanel"
Tipe data "DWORD"

Add and Remove Programs
1. Menghilangkan Add or Remove Programs
key"HKEY_USER\S-1-5-21-776561741-823518204-725345543-1004\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Uninstall"
Value "NoAddRemovePrograms"
Tipe data "DWORD"

2. Menghilangkan change or Remove Programs
key"HKEY_USER\S-1-5-21-776561741-823518204-725345543-1004\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Uninstall"
Value "NoRemovePage"
Tipe data "DWORD"

3. Menghilangkan Add New Programs
key"HKEY_USER\S-1-5-21-776561741-823518204-725345543-1004\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Uninstall"
Value "NoAddPage"
Tipe data "DWORD"

4. Menghilangkan Add/Remove Windows Components
key"HKEY_USER\S-1-5-21-776561741-823518204-725345543-1004\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Uninstall"
Value "NoWindowsSetupPage"
Tipe data "DWORD"

5. Menghilangkan Support Information
key"HKEY_USER\S-1-5-21-776561741-823518204-725345543-1004\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Uninstall"
Value "NoSupportInfo"
Tipe data "DWORD"

6. Menghilangkan Set programs access and default
key"HKEY_USER\S-1-5-21-776561741-823518204-725345543-1004\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Uninstall"
Value "NoChooseProgramsPage"
Tipe data "DWORD"

semuanya isi dengan value data = 1 untuk mengaktifkan &
= 0 untuk me-nonaktifkan

Kalo yang ini buat CMD (Command Prompt)

1. MenDisable CMD
key "HKEY_CURRENT_USER\Software\Policies\Microsoft\Windows\System"
Value "DisableCMD"
Tipe data "DWORD"

Value Data = 1 = Buat Disable CMD ama Command Script
2 = Buat Disable CMD-Nya Aja

Untuk menormalkan semua perubahan yang dibuat tinggal mengganti nilai 1 atau lainnya menjadi nilai 0

Saran : Backup Registry anda terlebih dahulu sebelum mencoba trik di atas!!!


Source: JASAKOM Information Center

Laptop Murah Dari Asus

Minggu , 17/06/2007 14:17 WIB

Laptop Rp 2 Juta Asus akan Sambangi Indonesia

Annisa M. Zakir - detikInet


Jakarta, Asustek Computer memproduksi laptop murah meriah. Laptop ultra mobile ini pun direncakan hadir di Indonesia.

Di ajang Computex 2007 di Taipei, Asustek Computer bersama Intel Corp. memamerkan jajaran laptop murah yang dibandrol antara US$ 199 hingga US$ 299 atau sekitar Rp 1,8 juta sampai Rp 2,7 juta (US$1 = Rp 9.045. Sumber: detikcom).

Laptop mungil besutan Asus yang dinamai "Eee" (Easy to play, Easy to learn, Easy to work) ini, akan hadir juga di pasar Indonesia.

"Ya, laptop itu juga akan didistribusikan Indonesia, tapi kami belum bisa memastikan kapan, karena saat ini produk tersebut belum mass production," kata Willy Halim, Country Manager Asustek Computer Inc. Indonesia, saat dihubungi detikINET melalui ponselnya.

Sekilas, konsep Asustek mirip dengan laptop murah besutan Negroponte dari segi fungsinya. Namun hal itu tidak sepenuhnya diamini Willy.

"Kalau laptop kita sudah lebih seperti laptop beneran," kilah Willy.

Hal tersebut diperjelas Willy dengan membandingkan bahwa laptop Negroponte masih menggunakan tenaga engkol sebagai sumber tenaganya, sementara konsep Eee sudah layaknya laptop lain di pasaran, yang juga sudah dilengkapi dengan port USB, Ethernet dan Modem.

Asus Eee PC akan hadir dengan beberapa model, yaitu yang memiliki layar 7 inch (harga kisaran US$199) dan 10 inch (US$299). Laptop mini tersebut dilansir Willy akan sangat ringan, yaitu sekitar 1 Kg. Hal tersebut karena Asus Eee PC tidak dilengkapi dengan hard disk, melainkan NAND flash drive.

"Jadi lebih bisa mobile karena ringan dan kuat, jadi tidak perlu takut benturan hard disk dan lain sebagainya," tutur Willy.

Seperti yang dipaparkan di Computex beberapa saat lalu, Asus Eee PC akan ditanami Intel Mobile CPU dan Chipset, Intel NAND flash Storage, dan Intel Classmate PC Ready. Untuk OS, Linux menjadi pilihan Asus.

Bidik Tiga Segmen

Asustek menentukan tiga segmen berbeda yang akan jadi sasaran produknya di pasaran. Pertama adalah pasar pengguna laptop biasa. "Untuk mereka fungsi laptop ini sebagai second laptop, yang lebih membuat mereka mobile karena lebih tahan goncangan," tutur Willy.

Kedua, Asustek membidik konsumen pelajar dan mahasiswa yang juga membutuhkan komputer jinjing untuk melengkapi pembelajaran mereka. Menurut Willy, Asus Eee PC sudah dilengkapi dengan browser sehingga memungkinkan fungsi pembelajaran secara mobile.

Segmen ketiga adalah mereka yang ekstrim mobile. "Karena tidak dilengkapi hard disk, jadi tidak perlu takut guncangan yang berlebihan bahkan jatuh bagi mereka yang tidak terlalu hati-hati. Sebetulnya sama saja seperti PDA, tapi dengan konsep notebook," jelas Willy.

Jadi, kapan laptop Rp 2 juta tersebut akan didistribusikan di Indonesia? Tunggu saja tanggal mainnya.(amz/nks)

Sabtu, 16 Juni 2007

Tips Mengubah Tampilan Dekstop FlashDisk (Part 2)

Bagaimana jika kita ingin mengubah warna teks ? Nah anda tinggal sedikit memodifikasi isi file desktop.ini . Cari bagian yang bertuliskan

IconArea_Text=0xcc00aa

cc00aa adalah kode hexa untuk warna ungu. Jadi jika anda ingin mengubah warna teks dari ungu menjadi warna lain, anda tinggal mengubah cc00aa menjadi kode hexa untuk warna yang lainnya. Misal, anda ingin mengubah warna teks menjadi warna putih maka ganti 0xcc00aa menjadi ffffff. Maka hasilnya seperti :

IconArea_Text=0xffffff

Ffffff adalah kode hexa untuk warna putih.Bila anda tidak tahu atau tidak hapal kode hexa, anda dapat melihatnya pada frontpage. Caranya, klik pada Font Color (dropdown menu) lalu pilih More Color… lalu klik pada warna yang anda inginkan lalu lihat pada Value, maka akan terlihat kode hexa untuk warna yang anda pilih. Misal, warna putih, maka akan terlihat : Hex={FF,FF,FF} , maka kode hexa warna putih adalah FFFFFF. Itu tadi hanya mengubah warna teks. Oh ya pada artikel Monica, hanya mengajarkan bagaimana cara mengganti gambar background yang file gambarnya tidak berada dalam folder. Bagaimana bila gambar milik kita ada dalam folder ? Gampang ! ganti saja (misal, gambar bernama cover.jpg dan berada dalam folder gambarku) :

IconArea_Image=cover.jpg

Menjadi

IconArea_Image=\gambarku\cover.jpg

Source: JASAKOM Information Center

Tips Mengubah Tampilan Dekstop FlashDisk

Flash disk merupakan media transfer data yang tidak asing bagi kita, terutama kalangan Netter. Benda seukuran karet penghapus ini sangat bermanfaat terutama bagi kalangan pelajar, maupun karyawan kantoran.

Pernahkah anda berfikir untuk mengubah tampilan desktop pada FD? Apabila belum, saya ingin berbagi pegalaman saya. Yup !! mari kita mulai :

1. Siapkan flash disk yang ingin kita rubah tampilan dekstopnya
2. Siapkan foto yg mau kita pake (pacar, temen, hewan piaraan juga boleh) jangan lupa rubah namanya menjadi “cover” tanpa tanda kutip
3. Buka lembar notepad dan ketikkan kode berikut:
[ExtShellFolderViews]
{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}={BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}

[{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}]
Attributes=1
IconArea_Image=cover.jpg
IconArea_Text=0xcc00aa
[.ShellClassInfo]
ConfirmFileOp=0

4. Save dengan nama & ekstensi “desktop.ini” tanpa tanda kutip
5. Copy file desktop.ini beserta file gambar cover.jpg ke dalam sebuah flashdisk !!. terakhir refresh !!!


Artikel di atas merupakan sebuah pemanfaatan file (*.ini) & (*.jpg) untuk dijadikan sebagai cover kosong putih pada flash disk.

Source: JASAKOM Information Center